Sign In

x
  • slider
    Image 2
    Image 3
    Image 4
    Image 5
    Image 6
  • slider2
    New System
    Streaming Radio Ready
  • slider3
    Radio For NG People
    NG Radio
    Youth Streaming Station

Bhernad Runtukahu: Pentingnya Morality, Ethics dan Integrity Guna Tegakkan Keadilan (Bag I)

Nextgradio.com - Berawal dari melihat kedua orang tuanya yang merupakan seorang pebisnis dan seringkali berhadapan dengan masalah hukum membuat, Bhernad Runtukahu, merasa terpanggil untuk masuk dan menekuni dunia yang sama sekali tak pernah dipikirnya yaitu menjadi seorang pengacara. Namanya kian melesat semenjak dirinya berhasil menangani kasus buruh yang dirampas haknya oleh perusahaannya di daerah Jawa Barat.  Meski masih seumur jagung didunia hukum, banyak hal-hal unik dan menarik yang ditemuinya kala dirinya sedang mendampingi klien berpekara hukum. Seperti apa kisah hidup tokoh muda ini dalam mengawal penagakan hukum di Indonesia? Kepada Nextgradio.com secara khusus di Kantor Pengacara Fairness Lawyers, dibilangan Jakarta Utara, Bhernad berbagi kisahnya.

 

Apa yang akhirnya memutuskan anda untuk terjun di dunia hukum?

Awalnya belum kepikiran untuk menjadi Lawyer atau apa. Namun, orang tua bisnis di bidang jasa angkutan (ekspedisi) dan saya sempat terjun ke usaha jasa angkutan milik orang tua. Saya melihat banyak sekali kendala dalam dunia usaha baik harus berhadapan dengan institusi kepolisian dari berbagai kasus dan juga menghadapi persoalan pada hubungan kerja sama dengan perusahaan-perusahaan lainnya. Beranjak dari pengalaman di dunia usaha orang tua yang banyak persoalan hukum, dari sanalah saya berfikir ingin menjadi seorang lawyer. Dan benar ternyata ini adalah passion saya, untuk itu saya selalu ingin mencari ilmu didunia hukum. Dan saya di support oleh orang tua saya untuk masuk jurusan Hukum.yang pada akhirnya Saya masuk di universitas indonusa esa Unggul, jurusan hukum. Dari situ saya mengasah ilmu dan kemudian bergabung di kantor hukum Alamsyah Hanafiah.

Memang seberat apa masalah hukum yang dihadapi oleh bisnis keluarga anda? Hingga akhirnya anda terjun ke dunia hukum.

Masalah yang saya hadapi di dunia bisnis keluarga ini bukan hanya menghadapi hal-hal yang kecil saja, konsentrasi dari yang kecil mulai dari perkara lalu lintas, perjanjian-perjanjian dan lain=lain.Dari situ saya berpikir dalam dunia usaha keluarga sangat dibutuhkan orang Legal untuk mengurus persoalan hukum. Pernah waktu itu ada kendala yang cukup besar di perusahaan orang tua saya dengan salah satu perusahaan yang ternama yang mana perusahaan orang tua saya di klaim untuk ganti rugi karena barang berupa minuman botol yang mereka miliki pecah semua didalam kemasan kardus saat itu barang tersebut dimuatkan  di truk perusahaan orang tua saya. Waktu barang tersebut di masukkan ke dalam mobil truk ternyata barang berupa minuman botol banyak yang pecah. Mereka akhirnya minta ganti rugi kepada kami sebagai perusahaan angkutan truk Kalau tidak mereka akan melakukan upaya hukum. Saat itu saya masih kuliah, sekitar tahun 2007, waktu saat itu yang saya yang masih duduk dibangku kuliah hanya mengandalkan  literature sebagai dasar hukum untuk mematahkan klaim dari perusahaan tersebut, bahwa kami tidak mempunyai pertanggung jawaban ketika barang itu diorder langsung dari kapal ke mobil kami. Kecuali barang itu terguling di mobil kami itu baru menjadi tanggung jawab kami. Ternyata barang tersebut sudah pecah sejak berada di kapal. Akhirnya waktu minta ganti rugi ke perusahaan kami, kami pun berhasil untuk tidak mengganti rugi berdasarkan bukti-bukti dan akhirnya membebaskan kami atas ganti rugi.

Sejak kapan anda benar-benar menjadi advocate professional?

Saya bekerja di Kantor Pengacara Alamsyah Hanafiah itu sejak tahun 2010, saya diajak handel case untuk menelaah kasus mulai dari sengketa Pilkada, kasus penadahan orang Afrika handel case saat itu di kantor beliau. Hingga akhirnya saya mantab untuk berdikari itu pada tahun 2014. Dan itu pun saya tak lepas dari arahan bapak Alamsyah Hanafiah karena memang saya membangun karir dari nol itu di kantornya. Dan beliau juga bilang kamu itu harus berani untuk maju dan mandiri, dari sanalah akhirnya saya memberanikan diri untuk membuka kantor dan mulai untuk mandiri.

Kasus apa yang paling berat selama anda berkarir sebagai seorang Lawyer?

waktu itu saya sempat menangani kasus sengketa pekerja (union busting) atau yang lebih dikenal dengan nama pemberangusan serikat buruh. Saya memegang salah satu serikat buruh melawan perusahaan Jepang di daerah Jawa Barat. Waktu itu perusahaan mem-PHK sebanyak105 orang tanpa ada alasan yang jelas, tanpa adanya pesangon. Pihak dari serikat buruh menyatakan kalau kami mengajukan ke PHI kita selalu kalah tidak akan menang dengan perusahaan. Untuk kasus ini saya memberikan advice,langkah hukum yang dapat ditempuh hukum pidananya. Disini ada perbuatan melawan hukumnya.karena anda di PHK secara sepihak tanpa alasan yang jelas. Adanya dugaan tujuan perusahaan untuk membubarkan serikat pekerja. Perusahaan itu telah melanggar undang-undang. Dari sinilah saya melihat adanya dugaan perbuatan melawan hukum dan mencoba melapor ke Polda Jabar. Laporan kita sempat di tolak. Akhirnya kita paparkan Undang-undang Union Busting kita paparkan peristiwa hukumnya akhirnya mereka sepakat untuk menerima laporan kami. Memang kasus ini cukup berat dan banyak memakan waktu kurang lebih satu tahun, akhirnya kasus tersebut berhasil diproses sampai kepengadilan.

Cecez 2017-01-18