Sign In

x
  • slider
    Image 2
    Image 3
    Image 4
    Image 5
    Image 6
  • slider2
    New System
    Streaming Radio Ready
  • slider3
    Radio For NG People
    NG Radio
    Youth Streaming Station

And The Oscar Goes To.... Leonardo DiCaprio! Akhirnya!

Nextgradio.com, Tahun 2016 menjadi tahun bersinarnya seorang Leonardo DiCaprio ketika ia akhirnya berhasil membawa pulang piala Oscar di ajang Academy Award ke 88 atau Oscar 2016, untuk nominasi Aktor Pria Terbaik dalam film The Revenant (2015). Ia  pun berhasil menggeser nominator Pemeran Pria Terbaik lainnya seperti Bryan Cranston (Trumbo), Matt Damon (The Martian), Michael Fassbender (Steve Jobs), serta Eddie Redmayne (The Danish Girl).

 

 Moment yang merupakan hasil dari penantian panjang tersebut membuat heboh seluruh dunia, dan segera menjadi trending topik terheboh di media social Tweeter dengan rekor 440.000 tweet per menitnya, mengalahkan rekor yang dibuat oleh Ellen Degeneres dengan selfienya pada ajang Oscar 2014 lalu.

 

Leonardo Wilhelm DiCaprio atau lebih dikenal sebagai Leonardo DiCaprio, lahir pada tanggal 11 November 1974 di Los Angeles California, Amerika Serikat, dan merupakan anak tunggal dari pasangan  Irmelin DiCaprio dan mantan komikus George DiCaprio. Ayahnya keturunan Itali dan Jerman sedangkan ibunya yanng lahir di Jerman adalah keturunan Jerman dan Rusia. Nama tengahnya Wilhelm diambil dari nama kakeknya. Ayahnya saat itu telah cukup terkenal sebagai artis dan distributor komik bertema cult dan bahkan telah dimunculkan dalam beberapa edisi dari American Splendor , sebuah serial komik semiautobiografikal oleh mendiang Harvey Pekar, teman dari George. Bakat akting panggung Leo mulai disadari oleh orang tuanya dan sejak itu mereka  mendaftarkanya dalam sebuah agensi bakat yang menginkannya menggunakan nama panggung Lenny Williams dan ia pun kemudian muncul dalam berbagai iklan dan acara edukasi.

 

DiCaprio mulai menarik perhatian beberapa produser  yang mengcastingnya dalam peran kecil dibeberapa acara televisi seperti Roseanne (1988), dan The New Lassie (1989) hingga ia memulai debut filmnya dalam film horror berbudget rendah  Critters 3 (1991) yang membuat aktingnya lebih menonjol dan menarik karyawan yang bekerja dibalik sitkom Growing Pains (1985) dan memberinya peran sebagai sepupu Oliver, si anak sebatang kara yang pindah ke rumah keluarga Seaver. Meskipun aktingnya singkat dikarnakan sitkom Growing Pains harus segera ditamatkan, namun sitkom tersebut sempat menaikkan nama DiCaprio di mata publik dan memacunya untuk terus mengikuti audisi dengan peran-peran lain untuk membuktikan kehebatan aktingnya.

 

Di awal tahun 90an, Leonardo mengambil berbagai peran, termasuk seorang pemuda yang bermasalah secara mental di What’s Eating Gilbert Grape (1993), seorang penembak muda di The Quick and the Dead (1995), dan seorang pecandu narkoba yang merupakan perannya yang paling menantang sebagai ‘Jim Caroll’ dalam The Basketball Diaries (1995) peran yang sempat diincar oleh mendiang River Phoenix.

Meskipun peran-peran tersebut membantu membangun reputasinyanya menjadi seorang aktor, namun baru ketika Leo berperan sebagai Romeo dalam Romeo+Juliet (1996) karya Baz Luhrmanns lah seorang Leo bisa menjadi bintang film yang sesungguhnya. Tahun berikutnya Leo berperan dalam film tentang pasangan sehidup semati lainnya di Titanic (1997) yang lalu mengalahkan semua rekor box office film-film sebelumnya dan menjadi film berpenghasilan tertinggi serta mengukuhkan Leonardo sebagai pemuda idola para remaja. Setelah Titanic, Leo tetap bersikap low-profile dengan peran-perannya dalam The Man in the Iron Mask (1998), dan film berbudget rendah The Beach (2000).

 

Ditahun 2002 ia kembali mengambil pemeran utama dalam perfilman dunia lewat film Catch Me If You Can (2002) dan Gangs of New York (2002). Dengan gajinya yang sekarang mencapai $20 milyar dollar perfilmnya, DiCaprio kini adalah salah satu bintang film terkenal di dunia. Namun ia tidak hanya menfokuskan karirnya dalma dunia akting saja tapi juga menjadi seorang aktifis lingkungan dan aktif dalam berbagai kegiatan pelestarian lingkungan dan komitmennya terhadap masalah lingkungan telah melibatkannya dalam proyek film dokumentar The 11th Hour tentang keadaan lingkungan nasional saat itu. DiCaprio juga  terus mengambil peran-peran yang tidak biasa dan tak terduga dengan berperan dalam film action menegangkan yang bertabur bintang seperti dalam The Departed (2006), Shutter Island (2010) dan Inception (2010) karya sutradara Christopher Nolan dan dengan kariernya yang semakin menanjak Leo terus memuat penonton terkagum-kagum dengan menolak untuk bertindak seperti aktor-aktor lainnya. Ditahun 2012, Leo memerankantokoh antagonis dengan kumis memutar dalam Django Unchained (2012) dan sebagai Jay Gatsby seorang karakter sastra yang bernasib tragis dalam The Great Gatsby (2013).

 

Selama bertahun-tahun ini Leo telah mendapatkan 6 nominasi, yaitu sebagai Aktor Pria Pendukung Terbaik, sejak penampilan perdananya dalam film What’s Eating Gilbert’s Grape (1993) serta dalam film Titanic (1999), dan selebihnya ia mendapat nominasi Aktor Pria Terbaik dalam film The Aviator (2004), Blood Diamond (2006), serta di Wolf of Wall Street (2013) sebagai aktor terbaik serta film terbaik selaku produser filmnya, namun tidak satupun dari piala-piala tersebut yang bisa dia dapatkan dan di bawa pulang. Saking seringnya Leo pulang dengan tangan hampa, banyak sekali yang membuat meme via internet untuk menyindir kekalahannya.

 

Namun masa-masa penantian itu berakhir sudah ketika namanya dipanggil sebagai pemenang Aktor Pria Terbaik, naik ke panggung Oscar 2016, mengucapkan rasa terimakasihnya kepada penyelenggara Oscar serta para pemain dan crew film The Revenant serta menyampaikan pesan-pesannya mengenai lingkungan malam itu.

Sumber: cinemablend.com, imdb.com, usmagazine.com.

Janey 2016-03-02