Sign In

x
  • slider
    Image 2
    Image 3
    Image 4
    Image 5
    Image 6
  • slider2
    New System
    Streaming Radio Ready
  • slider3
    Radio For NG People
    NG Radio
    Youth Streaming Station

KOWANI Peduli Lingkungan Hidup

 

 

Nextgradio.com - Kongres Wanita Indonesia (Kowani) mengaku mendukung kebijakan pemerintah menerapkan kebijakan kantong plastik berbayar di retail modern, termaksud Penanaman Terumbu Karang di Pantai Tenau, Kupang – NTT dan Penanaman Pohon Mangrove di Pantai Indah Kapuk, Jakarta .

Ketua Umum Kowani, Giwo Rubianto Wiyogo, mengatakan seharusnya pemerintah melalui Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) benar-benar serius menerapkan kebijakan untuk mengurangi timbunan sampah plastik itu.”Kowani kurang setuju jika harga plastic sampah Rp200 Kowani mengusulkan lebih dari itu. Kalau kita membuat suatu gerakan kita harus benar-benar serius karena ini menangani masalah sampah. Target 2020 Indonesia bebas sampah harus tercapai,” tutur Giwo


Kowani mengaku bahwa pihaknya telah melakukan sosialisasi di sekolah-sekolah agar anak lebih peduli akan permasalahan sampah. “Rasa peduli dan tanggung jawab terhadap penanganan sampah harus ditanamkan sejak dini mengingat sampah memiliki dampak buruk bagi lingkungan. Belum lagi penimbunan sampah akan menjadi bencana bagi masyarakat. Anak-anak sejak usia dini mereka harus terbiasa dengan perilaku budaya bersih dan sehat dan peduli akan permasalahan sampah,” terangnya.

Selain anak sekolah, Kowani juga mensosialisakan gerakan peduli sampah kepada para ibu rumah tangga untuk terbiasa membawa kantong plastic saat berbelanja. “Kita berharap para ibu rumah tangga mulai saat ini membiasakan diri membawa tas belanjaan ketika akan berbelanja sehingga penimbunan sampah plastik dinilai akan berkurang dengan kesadaran masyarakat itu,” harap Giwo.

Begitupun juga demikiannya dengan Hutan Mangrove di Indonesia sudah mengalami kerusakan. Data dari Kementerian Kehutanan dan Lingkungan Hidup menyebutkan lebih dari 1 juta hektar hutan telah beralih fungsi, dan rusak.” Ada yang jadi pelabuhan, tambak ikan, perumahan dan berbagai aktivitas manusia lainnya,” katanya.

Untuk itu, Kowani sebagai federasi yang membawahi 86 organisasi perempuan Indonesia berinisiatif terlibat dalam gerakan pelestarian hutan mangrove yang dilakukan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

Dr.Ir Giwo Ribianto selaku Ketua Umum Kongres Wanita Indonesia (KOWANI ) bersama Anggota Kowani lainnya menanam 100 pohon mangrove dengan Kementerian Kehutanan dan Lingkungan Hidup untuk mencegah intrusi, abrasi dan memcah gelombang tsunami.”Dengan prosentase hutan mangrove mencapai 25 persen dari total hutan mangrove dunia, menjadikan hutan mangrove Indonesia adalah sumber karbon dunia. Hutan mangrove bisa berfungsi mencegah abrasi, memecah gelombang tsunami, mencegah intrusi, tempat hidup aneka reptil, penghasil kayu, kawasan wisata yang alami dan lainnya,” terang Giwo saat di temui NG Radio di Kawasan Pantai Indah Kapuk, Jakarta, Minggu (6/3).

Oleh sebab itu, Kowani mengajak semua pihak harus berupaya untuk tetap melestarikan hutan mangrove. Dan keterlibatan Kowani diharapkan bisa menjadi pioner bagi organisasi masyarakat lainnya untuk ikut menjaga kelestarian lingkungan hidup, Cecez

 

 

Cecez 2016-03-21