Sign In

x
  • slider
    Image 2
    Image 3
    Image 4
    Image 5
    Image 6
  • slider2
    New System
    Streaming Radio Ready
  • slider3
    Radio For NG People
    NG Radio
    Youth Streaming Station

Perjuangan Dian Sastro Sebagai Kartini Untuk Perempuan Indonesia

Nextgradio.com, Setelah sukses besar membintangi sekuel Ada Apa Dengan Cinta 2, kini Diandra Paramita Sastrowardoyo, atau yang akrab disapa Dian Sastro, kembali lagi dengan film terbarunya, Kartini. Film yang menghadirkan wajah anggun perempuan Indonesia, Dian Sastro sebagai Raden Ajeng Kartini  tersebut, merupakan film biografi dari R.A Kartini garapan Hanung Bramantyo yang sempat tertunda, yang akhirnya diputuskan akan dirilis tanggal 21 April 2017 nanti.

Dikutip dari Bintang.com, Dian merasa bersyukur bisa diberi kesempatan untuk memerankan tokoh pahlawan nasional pejuang emansipasi perempuan Indonesia R.A Kartini, karena lewat perannya tersebut, Dian juga bisa sekaligus ikut berjuang untuk menyetarakan hak kaum perempuan dengan kaum laki-laki.  

"Dari lubuk hati saya bersyukur banget. Karena sebelum dapet project ini, saya mendapatkan kepedulian besar gimana perempuan dalam kemajuan sebuah bangsa. Saya sadar bagaimana kaum perempuan menentukan maju atau tidaknya bangsa tersebut. Banyak isu perempuan di Indonesia. Kontrasnya perempuan termarjinalkan," ucap Dian ketika ditemui Bintang.com di Djakarta Theatre, kawasan Thamrin, Jakarta Pusat, Kamis (14/7/2016).

 

Dikarnakan para pemain dalam film Kartini dipilih berdasarkan nasihat dari keluarga mendiang R.A Kartini yang menegaskan bahwa artis yang terlibat harus memiliki citra baik, Dian pun tidak ingin mengecewakan amanat keluarga Kartini serta ekspektasi tinggi masyarakat dalam memerankan tokoh Kartini. Dian merasa malu jika ia tidak bisa memerankannnya dengan baik. Untuk itu, Dian akan berjuang sebaik mungkin demi perannya tersebut.

"Saya bersyukur kok  jodoh (dapat peran Kartini), jadi bersyukur banget. Tibalah saat ini memerankan sosok tokoh pahlawan emansipasi. Memalukan kalau saya tidak bisa memerankan dengan baik. Saya bukan aktor yang baik kalau enggak bisa perankan ini," lanjutnya.

 

Seperti apa sajakah perjuangan seorang Dian Sastro demi menghidupkan sosok Raden Ajeng Kartini? Ternyata nih NG people, demi perannya, Dian tak segan melakukan hal-hal berikut:

Memakai kebaya dan kain jarit tradisional

Siapa yang sanggup meragukan kecantikan seorang Dian Sastrowardoyo? Kecantikan wajah polos wanita asli Indonesianya sudah terkenal sejak dahulu. Apalagi jika ditambah dengan Dian mengenakan kebaya, kain serta sanggul tradisional, semakin lengkap sudah keanggunannya.

Di lokasi syuting Kartini, sambil diarahkan oleh sutradara Hanung Bramantyo, Dian terlihat cantik dan anggun memakai kebaya putih dan kain jarik serta sanggul ala tradisional Jawa Tengah.

Mendalami logat bahasa Jawa

Dilahirkan di Jakarta, tidak membuat dara asli suku Jawa ini menjadi canggung dalam berbahasa Jawa. Kefasihannya dalam berbahasa Jawa tersebut sempat dipamerkan dalam workshop film Kartini, via video singkat yang diunggah di Instagram milik Acha Septriasa. Di video tersebut Dian berdialog dengan dua lawan mainnya, Acha dan Ayushita yang berperan sebagai saudaranya, dan mengucapkan kalimat, "Wis wayahe awake dewe dadi diri kita sendiri," atau yang artinya "Apakah saat ini kita menjadi diri kita sendiri."

 

Belajar bahasa Belanda

Selain bahasa Jawa, Dian juga harus mempelajari bahasa Belanda, karena setting film Kartini produksi Legacy Pictures tersebut adalah Indonesia ketika masih dalam masa penjajahan Belanda. Dian pun harus menghafal, mengucapkan, dan memaknai 64 kalimat bahasa Belanda. Beruntung ia bisa belajar dengan Hans De Kraker, kekasih dari Paramitha Rusady.

Banyak melakukan riset mengenai R.A Kartini

Demi lebih menghayati dan agar tidak mengecewakan masyarakat serta keluarga dari R.A Kartini sendiri yang telah mepercayakannya membawakan peran Kartini, Dian banyak melakukan riset dan rajin mencari segala informasi referensi mengenai tokoh kebangkitan perempuan asal Jepara tersebut. Sehingga, setelah resmi didaulat sebagai Kartini, Dian sudah mendapat bayangan mengenai perjalanan panjang dan perjuangan hidup karakter Kartini.

"Saya mencoba membaca semua literasi yang membantu saya menjadi sosok Kartini. Saya sudah membaca 'Panggil Aku Kartini Saja'. Karya tersebut banyak pembelajaran dari interpretasi penulisnya tentang Kartini. Saya juga mendapatkan booklate kecil. Kutipan Kartini yang powerfull ada dalam booklate tersebut. Saat ini masih menyelesaikan bacaan “Habis Gelap Terbitlah Terang," tambah Dian.

 

Ziarah ke makam R.A Kartini

Beberapa hari sebelum Lebaran kemarin, Dian sempat juga berziarah ke makam Raden Ajeng Kartini untuk sekedar pamit. Selain itu Dian juga sempat mengunjungi rumah asli peninggalan keluarga Kartini tempat beliau dibesarkan.

"Saya sempat nyekar ke Rembang, ke makam Kartini kirim Al fatihah. Terus silaturahmi juga ke rumah Kartini. Di rumahnya di Rembang itu bisa menikmati, pokoknya orisinil banget rumahnya. Kebayanglah kehidupan Kartini disana," lanjutnya.

Selain Dian Sastro, film biopik Kartini juga akan dibintangi sederet aktor dan aktris berbakat Indonesia seperti Christine Hakim, Acha Septriasa, Ayushita, Adinia Wirasti, Nova Eliza, Denny Sumargo dan Deddy Sutomo.

Seperti apakah akting Dian dalam film Kartini? Kita nantikan penayangan filmnya pada hari Kartini tahun depan.

#Kartini #DianSastrowardoyo #HanungBramantyo #KartiniDay #April2017 #Emansipasi #Perempuan #Indonesia

Sumber: bintang.com, liputan.com, instagram.com, twitter.com.

Janey 2016-07-17